...

...

Minggu, 19 Agustus 2018

PROGRAM KERJA PERPUSTAKAAN MTsN 1 GARUT TP 2018/2019


BAB I
PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG
Pada abad 21 ini, kemampuan literasi peserta didik berkaitan erat dengan tuntutan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis dan reflektif.  Pada tingkat sekolah menengah ( usia 15 tahun) pemahaman membaca peserta didik Indonesia (selain matematika dan sains) diuji oleh Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD – Organization for Economic Cooperation and Development) dalam PISA (Programme for International Student Assesment). PISA 2009 menunjukkan peserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-57 dengan skor 396 (skor rata-rata OECD 493), sedangkan PISA 2012 menunjukkan peserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-64 dengan skor 396 (skor rata-rata OECD 496). Sebanyak 65 negara berpartisipasi dalam PISA 2009 dan 2012. Dari kedua hasil tersebut dapat dikatakan bahwa praktik pendidikan yang dilaksanakan di sekolah belum memperlihatkan fungsi sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang berupaya menjadikan semua warganya menjadi terampil membaca untuk mendukung mereka sebagai pembelajar sepanjang hayat.  (Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah Pertama – 2016)
Berdasarkan hal tersebut, maka pemerintah dalam hal ini Kemendikbud mengembangkan gerakan literasi sekolah yang melibatkan semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Perpustakaan  sebagai jantung sekolah tentu saja memiliki peran yang penting dalam menjalankan gerakan literasi ini. Ketersediaan bacaan baik buku maupun non buku, kesiapan sarana prasarana pendukung serta sumber daya manusia yang professional harus terus dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
Maka pengembangan serta pemanfaatan segala macam bentuk daya dukung, materil maupun immateril, menjadi sebuah keniscayaan bagi keberlangsungan fungsi perpustakaan tersebut.
Selanjutnya, mengacu pada Visi dan Misi Perpustakaan MTs. Negeri Garut, pada tahun pelajaran 2017/2018 diharapkan sistem automasi perpustakaan yang dulu pernah dilakukan, akan dapat dilanjutkan kembali. Untuk itu perangkat keras dan perangkat lunaknya perlu dipersiapkan dengan matang. Ketidakberlangsungan automasi perpustakaan pada masa lalu dikarenakan sistem yang terbatas. Tahun ini semoga kendala tersebut dapat dibenahi dengan sistem terbaru yang lebih memungkinkan.
Penataan serta menjaga kebaruan serta kenyamanan dalam tampilan meubel dan tata letak ruang baca tetap menjadi prioritas yang terus diupayakan sepanjang tahun. Insya Allah …

  1. DASAR PEMIKIRAN
Semua langkah dan pergerakan bagi keberlangsungan fungsi perpustakaan MTs. Negeri Garut ini mengacu pada :
1.      Al-qur’an surat Al’Alaq ayat 1 sd 5 tentang perintah membaca dan menulis
2.      Al-qur’an surat Al-Baqarah ayat 282 tentang perintah pencatatan administrasi
3.      UUD 45 Pasal 31 tentang Pendidikan
4.      UU RI No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
5.      UU RI No 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan
6.      PP No. 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU no. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan

C.      TUJUAN
Program kerja ini dibuat dengan tujuan sebagai berikut
1.      Mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai tempat yang informatif, edukatif, rekreatif dan fungsi riset/penelitian.
2.      Menumbuhkembangkan budaya literasi sekolah
3.      Menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menyediakan beragam buku bacaan serta mewadahi berbagai macam kegiatan membaca dan menulis

D.     VISI DAN MISI PERPUSTAKAAN MTsN 1 GARUT
VISI :
Unggul dalam Informasi Pustaka Menuju Masyarakat Madrasah yang Gemar Membaca



MISI :
1.      Mengembangkan koleksi Perpustakaan
2.      Mengembangkan layanan informasi berbasis teknologi
3.      Mengembangkan sarana dan prasarana serta kompetensi SDM
4.      Menyediakan akses informasi dan ilmu pengetahuan serta teknologi
5.      Mempromosikan Perpustakaan sebagai unit utama dalam  menunjang kegiatan akademik dan penelitian
6.      Mempromosikan manfaat kegiatan membaca untuk jadi pembelajar sepanjang hayat/longlife learner
7.      Menyediakan fasilitas dan lingkungan belajar yang menyenangkan serta layanan bermutu bagi seluruh pemustaka


  1. STRUKTUR ORGANISASI PERPUSTAKAAN
Pelindung                                           : Kepala MTsN Garut: Tatang Sobirin, S.Ag. MA.,
Penasihat                                           : Kepala Tata Usaha  : H. Nandang Maptuh, S.Ag.
Kepala Perpustakaan                        : Dra. Ani Rostiani
Bidang Layanan Teknis
Pengadaan & Pemeliharaan             : Ritma Rahayu, S.Pd.
Sirkulasi & Pengolahan                    : Dinda Ayu Fathiarthur Arham, S.Pd.
Bidang Layanan Pembaca
Penumbuhan Minat & Budaya Baca           : Lia Widianti, S.Pd.
Refferens & Sistem Informasi          : Wiwin Mulyani, S.Pd.I
                       












BAB II
PROGRAM KERJA

A.     PENGEMBANGAN KOLEKSI

Banyak tidaknya pengunjung sebuah perpustakaan bergantung bagaimana kualitas dan kuantitas koleksi yang dimilikinya. Keberadaan koleksi sebuah perpustakaan tidak cukup hanya karena jumlahnya, akan tetapi juga karena koleksinya yang up to date.
Koleksi sebuah perpustakaan harus terus dikembangkan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Koleksi yang baik adalah koleksi yang sesuai dengan kebutuhan pemakainya.
1.    Tujuan dari kegiatan pengembangan koleksi adalah:
1.1.                          Menyediakan suatu koleksi yang senantiasa up to date,
1.2.                          Menyediakan koleksi yang cukup bagi keperluan pemustaka
1.3.            Menciptakan rasa betah dan senang bagi pemustaka untuk mengunjungi perpustakaan.

2.   Sasaran
2.1.            Tercipta  dan tersedianya koleksi yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
2.2.            Terkumpulnya bahan pustaka dan sumber informasi dalam berbagai disiplin ilmu.

3.   Metoda Penyelesaian
3.1.                          Seleksi bahan pustaka
3.1.1.      Menyusun rencana operasional pengembangan koleksi (diantaranya dengan konsultasi dengan bidang kurikulum dan pihak terkait)
3.1.2.      Menghimpun alat seleksi bahan pustaka dari berbagai sumber : katalog penerbit; surat kabar; majalah; bibliografi.
3.1.3.      Melakukan survei bahan pustaka ke toko buku dan pameran buku.
3.1.4.      Melakukan survei minat pemustaka dengan cara memberikan kuisioner atau menyediakan kotak saran dari pemakai tentang jenis atau subyek apa yang menjadi kebutuhan para pemakai
3.1.5.      Membuat dan menyusun desiderata : berupa kartu ukuran 7,5 x 12,5 cm yang berisi data bibliografis bahan pustaka yang akan dipesan : subyek nama pengarang, judul buku, penerbit, tahun terbit, harga buku
3.1.6.      Menyusun daftar bahan pustaka terseleksi dari data desiderata.

3.2.                          Akuisisi bahan pustaka
3.2.1.      Melakukan pengadaan bahan pustaka melalui cara pembelian, menerima hadiah dari para donatur
3.2.2.      Melakukan verifikasi bahan pustaka yang masuk sesuai dengan kebutuhan informasi pemustaka (sesuai dengan daftar desiderata), bila terdapat koleksi yang tidak sesuai akan dikembalikan (bila dilakukan dengan pembelian) dan dihibahkan (bila koleksi berasal dari hadiah) atau dilakukan tukar menukar dengan perpustakaan yang membutuhkan.
3.2.3.      Meregistrasi bahan pustaka : berupa kegiatan pemberian dan pencatatan nomor induk di buku besar dan pemberian cap stempel kepemilikan perpustakan pada nomor halaman tertentu (perpustakaan MTsN Garut stempel pada halaman 23)
3.2.4.      Menyerahkan bahan pustaka ke petugas pengolahan bahan pustaka




4.   Jadwal Kegiatan

NO
KEGIATAN
WAKTU
1
Menyusun rencana operasional pengembangan koleksi
Minggu ke 4 Nopember
2
Menghimpun alat seleksi bahan pustaka
Minggu ke 1 Desember
3
Melakukan survei bahan pustaka
Minggu ke 2 Desember
4
Melakukan survei minat pemakai
Minggu ke 3 Desember
5
Membuat dan menyusun desiderata
Minggu ke 4 Desember
6
Melakukan pengadaan bahan pustaka
Minggu ke 2 Januari
7
Melakukan seleksi bahan pustaka yang masuk
Setiap selesai pembelian dan atau penerimaan dari berbagai sumber
8
Meregistrasi bahan pustaka
sda
9
Mengolah bahan pustaka
sda

B.     PENAMBAHAN/PEMBELIAN KOLEKSI

Secara rutin, perpustakaan MTs Negeri Garut memberikan pengajuan untuk pengadaan buku melalui pihak madrasah, dalam hal ini pengelola anggaran madrasah.  Pengajuan diberikan pada awal tahun anggaran, yakni bulan Januari.
Setelah melalui proses seleksi dan akuisisi, pada Tahun Pelajaran 2018/2019, pembelian buku masih melengkapi buku paket kurikulum 2013. Hal ini dilakukan karena jumlah buku belum sesuai dengan jumlah siswa, yakni satu siswa 1 buku paket untuk setiap mata pelajaran.  Ditambah dengan buku pendamping lainnya.
Berikut ini daftar pengajuan buku koleksi untuk Tahun Pelajaran 2018/2019.   



NO
JUDUL BUKU
PENGARANG/ 
JML  EKSP
PENERBIT
1
Matematika SMP kls VII  (rev)smt. 1
Kemendikbud
70
2
Matematika SMP kls VII  (rev)smt. 2
Kemendikbud
70
3
IPA SMP (kurtilas-rev) kls  VII smt. 1
Kemendikbud
70
6
IPA SMP (kurtilas-rev) kls  VII smt. 2
Kemendikbud
70
7
IPS SMP (kurtilas-rev) kls  VII
Kemendikbud
70
8
Prakarya SMP (kurtilas-rev) kls  VII smt. 1
Kemendikbud
70
9
Prakarya SMP (kurtilas-rev) kls VII smt. 2
Kemendikbud
70
10
Penjaskes SMP (kurtilas-rev) VII
Kemendikbud
70
11
B. Indonesia (kurtilas-rev) kls  VII
Kemendikbud
70
12
B. Inggris (kurtilas-rev) kls  VII
Kemendikbud
70
13
PKN SMP (kurtilas-rev) kls  VII
Kemendikbud
70
14
Seni Budaya SMP (kurtilas-rev) kls  VII
Kemendikbud
70
15
Matematika SMP kls VIII  (rev)smt. 1
Kemendikbud
70
16
Matematika SMP kls VIII (rev)smt. 2
Kemendikbud
70
17
IPA SMP (kurtilas-rev) kls  VIII smt. 1
Kemendikbud
70
18
IPA SMP (kurtilas-rev) kls  VIII smt. 2
Kemendikbud
70
19
IPS SMP (kurtilas-rev) kls  VIII
Kemendikbud
70
20
Prakarya SMP (kurtilas-rev) kls  VIII smt. 1
Kemendikbud
70
21
Prakarya SMP (kurtilas-rev) kls VIII smt. 2
Kemendikbud
70
22
Penjaskes SMP (kurtilas-rev) VIII
Kemendikbud
70
23
B. Indonesia (kurtilas-rev) kls  VIII
Kemendikbud
70
24
B. Inggris (kurtilas-rev) kls  VIII
Kemendikbud
70
25
PKN SMP (kurtilas-rev) kls  VIII
Kemendikbud
70
26
Seni Budaya SMP (kurtilas-rev) kls  VIII
Kemendikbud
70
27
Matematika SMP kls IX  (rev)smt. 1
Kemendikbud
70
28
Matematika SMP kls IX (rev)smt. 2
Kemendikbud
70
29
IPA SMP (kurtilas-rev) kls  IX smt. 1
Kemendikbud
70
30
IPA SMP (kurtilas-rev) kls  IX smt. 2
Kemendikbud
70
31
IPS SMP (kurtilas-rev) kls  IX
Kemendikbud
70
32
Prakarya SMP (kurtilas-rev) kls  IX smt. 1
Kemendikbud
70
33
Prakarya SMP (kurtilas-rev) kls IX smt. 2
Kemendikbud
70
34
Penjaskes SMP (kurtilas-rev) IX
Kemendikbud
70
35
B. Indonesia (kurtilas-rev) kls  IX
Kemendikbud
70
36
B. Inggris (kurtilas-rev) kls  IX
Kemendikbud
70
37
PKN SMP (kurtilas-rev) kls  IX
Kemendikbud
70
38
Seni Budaya SMP (kurtilas-rev) kls  IX
Kemendikbud
70
39
Rancage Diajar Basa Sunda kls VII
Pustaka Jaya
50
40
Rancage Diajar Basa Sunda kls VIII
Pustaka Jaya
50
41
Rancage Diajar Basa Sunda kls IX
Pustaka Jaya
50
42
Peperenian
Pustaka Jaya
50
43
Buku Pendamping Siswa: Matematika  kls VII 
CV. Cipta Pustaka
60
44
Buku Pendamping Siswa:IPA kls VII 
CV. Cipta Pustaka
60
45
Buku Pendamping Siswa:IPS kls VII 
CV. Cipta Pustaka
60
46
Buku Pendamping Siswa:PKn kls VII 
CV. Cipta Pustaka
20
47
Buku Pendamping Siswa:B. Indonesia kls VII 
CV. Cipta Pustaka
60
48
Buku Pendamping Siswa: B. Inggris kls VII 
CV. Cipta Pustaka
60
49
Buku Pendamping Siswa: Penjaskes kls VII 
CV. Cipta Pustaka
20
50
Buku Pendamping Siswa: Seni Budaya kls VII 
CV. Cipta Pustaka
20
51
Buku Pendamping Siswa:Prakarya kls VII  
CV. Cipta Pustaka
60
52
Buku Pendamping Siswa: SKI kls VII 
CV. Udo Brother
40
53
Buku Pendamping Siswa:Fikih kls VII 
CV. Udo Brother
40
54
Buku Pendamping Siswa: Akidah Akhlaq kls VII 
CV. Udo Brother
60
55
Buku Pendamping Siswa: B. Arab kls VII 
CV. Udo Brother
20
56
Buku Pendamping Siswa: Al-Quran Hadits kls VII 
CV. Udo Brother
40
57
Buku Pendamping Siswa: Matematika  kls VIII 
CV. Cipta Pustaka
60
58
Buku Pendamping Siswa:IPA kls VIII
CV. Cipta Pustaka
60
59
Buku Pendamping Siswa:IPS kls VIII
CV. Cipta Pustaka
60
60
Buku Pendamping Siswa:PKn kls VIII 
CV. Cipta Pustaka
20
61
Buku Pendamping Siswa:B. Indonesia kls VIII 
CV. Cipta Pustaka
60
62
Buku Pendamping Siswa: B. Inggris kls VIII
CV. Cipta Pustaka
60
63
Buku Pendamping Siswa: Penjaskes kls VIII
CV. Cipta Pustaka
20
64
Buku Pendamping Siswa: Seni Budaya kls VIII 
CV. Cipta Pustaka
20
65
Buku Pendamping Siswa:Prakarya kls VIII 
CV. Cipta Pustaka
60
66
Buku Pendamping Siswa: SKI kls VIII 
CV. Udo Brother
40
67
Buku Pendamping Siswa:Fikih kls VIII 
CV. Udo Brother
40
68
Buku Pendamping Siswa: Akidah Akhlaq kls VIII 
CV. Udo Brother
60
69
Buku Pendamping Siswa: B. Arab kls VIII 
CV. Udo Brother
20
70
Buku Pendamping Siswa: Al-Quran Hadits kls VIII 
CV. Udo Brother
40
71
Buku Pendamping Siswa: Matematika  kls IX
CV. Cipta Pustaka
60
72
Buku Pendamping Siswa:IPA kls IX
CV. Cipta Pustaka
60
73
Buku Pendamping Siswa:IPS kls IX
CV. Cipta Pustaka
60
74
Buku Pendamping Siswa:PKn kls IX 
CV. Cipta Pustaka
20
75
Buku Pendamping Siswa:B. Indonesia kls IX 
CV. Cipta Pustaka
60
76
Buku Pendamping Siswa: B. Inggris kls IX 
CV. Cipta Pustaka
60
77
Buku Pendamping Siswa: Penjaskes kls IX 
CV. Cipta Pustaka
20
78
Buku Pendamping Siswa: Seni Budaya kls IX 
CV. Cipta Pustaka
20
79
Buku Pendamping Siswa:Prakarya kls IX 
CV. Cipta Pustaka
60
80
Buku Pendamping Siswa: SKI kls IX 
CV. Udo Brother
40
81
Buku Pendamping Siswa:Fikih kls IX 
CV. Udo Brother
40
82
Buku Pendamping Siswa: Akidah Akhlaq kls IX 
CV. Udo Brother
60
83
Buku Pendamping Siswa: B. Arab kls IX 
CV. Udo Brother
20
84
Buku Pendamping Siswa: Al-Quran Hadits kls IX 
CV. Udo Brother
40
85
Kumpulan Lagu Daerah
Musika
40
86
Kumpulan Lagu Wajib
Musika
40
87
Sasakala Bojongemas
Aan Merdeka Permana
3
88
Sasakala Talaga Warna
Elin Sjamsuri
3
89
Si Bedog Panjang
Samsoedi
3
90
Suling Aing Tulang Maung
Eli Sjamsuri
3
91
Abunawas Saembara
Rachmat M Sas K
3
92
Sawer Jeung Pupujian
Ajip Rosidi
5
93
Tembang jeung Kawih
Ajip Rosidi
5
94
Babasan Jeung Paribasa
Ajip Rosidi
5
95
Buntut Oa
Ajip Rosidi
3
96
Seuri Leutik
Ajip Rosidi
3
97
Ibadah Daun
Deden Abdul Aziz
3
98
Di Taman Larangan
Surachman
3
99
di Nagri Katumbiri
Deddy Windyagiri
3
100
Lagu Hujan Silantang
Etty RS
3
101
Baruang Kanu Ngarora
DK Ardiwinata
3
102
Bogoh ka Randa
Mustofa
3
103
Cahaya Gumawang Dina Ati
Ningrum Djulaeha
3
104
Diarah Pati
Manrga Sulaksana
2
105
Indonesia Mengajar
Bentang
2
106
Keajaiban Planet Bumi
Prof. Bayong
2
107
Api Sejarah 1/Ahmad Mansur S
Surya Dinasti
2
108
Api Sejarah 2/Ahmad Mansur S
Surya Dinasti
2
109
Saqifah/O. Hashem
Rausyan Fikr Ins
2
110
Ayah Edy Punya Cerita
Noura Books
2
111
Rahasia Ayah Edy Memetakan Potensi Unggul Anak
Noura Books
2


C.      PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA
Bahan pustaka yang diterima dari seksi pengembangan koleksi tidak serta merta dapat digunakan oleh pemakai. Bahan pustaka yang diterima terdiri dari berbagai disiplin ilmu dan bentuk penyajian.  Untuk memudahkan pemakai menemukan informasi perlu pengolahan dengan menggunakan standar yang berlaku secara internasional, AACR II untuk kegiatan katalogisasi dan daftar tajuk subyek, DDC edisi 21 untuk kegiatan klasifikasi bahan pustaka.
1.      Tujuan dari pengolahan bahan pustaka adalah :
1.1.     Untuk mengetahui apakah suatu bahan pustaka sudah pernah dimiliki atau belum
1.2.     Memudahkan pemakai dalam menemukan kembali informasi;
1.3.     Memudahkan pustakawan dalam menata dan menempatkan koleksi bahan pustaka;
1.4.     Menciptakan keindahan dan nilai estetika susunan koleksi bahan pustaka.
1.5.     Menjaga kelestarian bahan pustaka.

2.     Metode Penyelesaian
2.1. Verifikasi bahan pustaka
2.1.1.   Mencari data bibliografi pada master file (jajaran kartu katalog)
2.1.2.   Mencari data bibliografi pada selflist (Daftar koleksi)
2.1.3.   Bila suatu koleksi telah pernah dimiliki maka koleksi tersebut diberikan identitas sesuai dengan identitas buku yang telah ada, pada daftar selflist ditambahkan nomor induk koleksi yang baru sehingga jelas jumlah koleksi yang sama telah dimiliki, koleksi baru tersebut diberikan label, kantong dan kartu buku dan lembar tanggal kembali.
2.1.4.   Bila belum terdapat dapat dalam koleksi maka dilakukan pengolahan lebih lanjut

2.2.     Klasifikasi Bahan Pustaka
Kegiatan klasifikasi bahan pustaka adalah kegiatan menganalisis suatu bahan pustaka dan menentukan notasi klasifikasi yang tepat untuk mewakili subjek (disiplin ilmu) bahan pustaka tertentu. Standar yang digunakan adalah Bagan Klasifiksi DDC   dan Pedoman Tajuk Subjek Terbitan Perpustakaan Nasional RI
Urutan kegiatan klasifikasi bahan pustaka :
2.2.1.                      Menerima koleksi 
2.2.2.                    Memisahkan koleksi berdasarkan jenis dan disiplin ilmu dari informasi halaman judul;
2.2.3.                    Menentukan Tajuk subjek dari tiap-tiap judul bahan pustaka
2.2.4.                    Menentukan notasi klasifikasi sesuai dengan subjek / disiplin ilmu berdasarkan pedoman DDC 21;
2.2.5.                    Mencari dan menentukan kata kunci yang mewakili isi utama yang terkandung dalam bahan pustaka. Kata kunci digunakan untuk entri indeksi subyek;
2.2.6.                    Data tajuk subjek dan notasi klasifikasi kata kunci dicatat dalam kertas buram pada bagian bawah kertas (daerah jejakan).
2.2.7.                    Menentukan Call Number, yakni data tiga huruf pertama dari nama pengarang (setelah dibalik), nomor notasi klasifikasi dan satu huruf awal dari judul ditulis dalam halaman judul setiap eksemplar dari setiap judul. Dan membubuhkan nomor klass
2.2.8.                    Membuat daftar judul koleksi yang telah diklasifikasi yang berisi judul buku, tajuk subyek, notasi klasifikasi, kata kunci
2.2.9.                    Katalogisasi

2.3.                     Katalogisasi
Katalogisasi adalah  kegiatan membuat deskripsi data bibliografi suatu bahan pustaka menurut AACR (Anglo American Cataloging Rules). Yang dimaksud dengan data bibliografi adalah identitas suatu bahan pustaka yaitu : Judul asli, judul terjemahan, judul paralel, edisi, pengarang, editor, penerbit, tempat terbit, tahun terbit, jumlah halaman, tinggi buku, ISSN/ISBN, nomor induk koleksi, nomor notasi klasifikasi, tajuk subjek.
Kegiatan-kegiatan katalogisasi meliputi :
2.3.1.                      Menyediakan kertas buram ukuran 11 x 22 cm;
2.3.2.                      Memeriksa suatu koleksi telah memiliki Katalog Dalam
Terbitan (KDT);
2.3.3.                    Bila Telah memiliki KDT maka informasi dari KDT dipindahkan ke dalam kertas buram dengan menggunakan tulisan tangan sesuai dengan format Peraturan Katalogisasi terbitan Perpustakaan Nasional RI.
2.3.4.                    Bila belum memiliki KDT informasi data bibliografi diambil dari halaman judul, belakang halaman judul halaman sampul depan dan belakang.
2.3.5.                    Informasi data bibliografi dipindahkan ke kertas buram dengan menggunakan tulisan tangan sesuai dengan format Peraturan Katalogisasi terbitan Perpustakaan Nasional RI;
2.3.6.                    Data sementara tersebut diselipkan di halaman judul koleksi;
2.3.7.                    Membuat daftar judul koleksi yang telah dikatalog rangkap 3, rangkap 1 untuk pustakawan, rangkap 2 untuk seksi klasifikasi. Rangkap 3 ke seksi Labeling.
2.3.8.                    Menerima koleksi yang telah selesai dari Labeling;
2.3.9.                    Memidahkan data bibliografi dari konsep sementara ke dalam kartu katalog yang berukuran 12,5 x 7,5 cm, dari bahan karton manila warna putih. satu judul dibuatkan kartu katalognya yang terdiri dari
(a)                Kartu Katalog Utama
(b)                Kartu Katalog Subyek
(c)                 Kartu Katalog Judul
(d)                Kartu Katalog Pengarang
2.3.10.               Menyusun jajaran kartu katalog ke dalam laci katalog menurut judul, nama pengarang,  dan subjek bahan pustaka.
2.3.11.               Menyusun kartu utama ke dalam laci selflist.
2.3.12.               Menyerahkan koleksi yang telah selesai penyusunan katalognya ke seksi Penyimpanan dan pelestarian bahan pustaka

2.4.                     Labelling Buku
Sebelum buku siap ditata di rak dan dipinjamkan kepada pemustaka, terlebih dahulu melalui tahapan proses sebagai berikut :
2.4.1.      Mencatat di Buku Induk
2.4.2.      Penomoran buku
2.4.3.      Stempel
2.4.4.      Menempelkan label Call Number atau Nomor Panggil, yakni berupa kombinasi no klass, tiga huruf nama pengarang setelah dibalik dan huruf pertama judul.
2.4.5.      Memberi sampul buku
2.4.6.      Penempelan kartu dan kantung buku
2.4.7.      Shelving (penjajaran buku di rak, sesuai klassifikasi)

D.     LAYANAN
Layanan pengguna perpustakaan merupakan aktivitas perpustakaan dalam memberikan jasa layanan kepada pengguna perpustakaan, khususnya kepada anggota perpustakaan. Jumlah jenis atau macam layanan pengguna perpustakaan yang dilakukan di Perpustakaan MTsN Garut antara lain :
1.      Jenis Layanan
1.1.            Layanan Teknis
1.1.1.      Pengadaan dan Pemeliharaan
1.1.2.      Sirkulasi dan Pengolahan
1.2.            Layanan Pembaca
1.2.1.      Penumbuhan Minat & Budaya Baca
1.2.2.      Refferens
2.       Sistem Layanan
Ada tiga macam sistem layanan yang biasa dilakukan oleh perpustakaan, yaitu sistem layanan terbuka, sistem layanan tertutup, dan sistem layanan campuran. Masing-masing layanan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.
Perpustakaan MTsN Garut menyediakan system layanan terbuka kepada para pemustaka. Dengan demikian, pemustaka dapat mencari, memilih, memilah dan meminjam buku secara mandiri, langsung dari rak.
Setiap pemustaka/ anggota perpustakaan dapat mengakses perpustakaan setiap hari kecuali hari Minggu, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

2.1.            Kelebihan
Kelebihan Sistem Layanan Terbuka :
2.1.1.                                            Pengguna bebas memilih koleksi ke rak 
2.1.2.          Kebebasan ini menimbulkan rangsangan untuk membaca karena biasanya pengguna akan menemukan bahan pustaka yang menarik yang sebelumnya tidak dicari.
2.1.3.          Pengguna dapat mengganti koleksi yang isinya mirip, jika bahan pustaka yang dicarinya tidak ada
2.1.4.          Pemakai dapat membandingkan isi koleksi dengan judul yang dicarinya
2.1.5.          Pengguna tidak harus menggunakan katalog 
2.1.6.          Koleksi lebih didayagunakan
2.1.7.          Menghemat tenaga petugas perpustakaan
2.2.            Kekurangan
2.2.1.          Pengguna cenderung mengembalikan koleksi seenaknya sehingga susunan buku di rak menjadi kacau 
2.2.2.          Kemunginan kehilangan koleksi sangat besar
2.2.3.          Tidak semua pemakai paham dalam mencari koleksi di rak
2.2.4.          Koleksi lebih cepat rusak
2.2.5.          Perlu pembenahan terus menerus

3.             Jadwal Layanan Perpustakaan
Buka               : Pk. 07.00 WIB
Tutup              : Pk. 15.00 WIB
JENIS LAYANAN
WAKTU
KELAS
KETERANGAN
Kunjungan & Pinjaman Harian
Senin sd Sabtu
Terbuka untuk seluruh anggota


P
I
N
J
A
M
A
N


M
I
N
G
G
U
A
N
Senin
7.1  – 7.2 – 7.3
8.1 – 8.2 – 8.3
9.1 – 9.2 – 9.3

Selasa
7.4 – 7.5 – 7.6
8.4 – 8.5 – 8.6
9.4 – 9.5 – 9.6

Rabu
7.7 – 7.8 – 7.9
8.7 – 8.8 – 8.9
9.7 – 9.8 – 9.9

Kamis
7.10 – 7.11 – 7.12
8.10 – 8.11 – 8.12
9.10 – 9.11 – 9.12

Jumat
7.13 – 7.14
8.13 – 8.14
9.13 – 9.14

Sabtu
7.15 – 7.16
8.15 – 8.16
9.15 – 9.16

Literasi
Jumat

Pustakawan Siswa
&
Anggota Literasi

Pk. 13.00 – 14.00

4.     Administrasi 
Dalam perkembangannya, pemustaka Perpustakaan MTsN Garut semakin banyak dan aktif, maka perlu adanya peningkatan pelayanan. Untuk hal tersebut, kami mengajukan perangkat bagi pelaksanaan Automasi Perpustakaan, semoga dengan demikian layanan akan semakin baik. Insya Allah …
Sedangkan dalam bidang administrasi, Perpustakaan MTsN Garut tetap akan melanjutkan kegiatan rutin serta meningkatkan kinerjanya, berupa :
4.1.     Mengarsipkan bahan hasil penataran, pelatihan, seminar maupun kursus yang diikuti oleh guru maupun karyawan Tata Usaha, agar bisa dimanfaatkan bagi penelusuran pustakan ketika dibutuhkan kapanpun
4.2.     Membeli buku sesuai dengan anggaran yang tersedia
4.3.     Memproses buku koleksi baru sampai buku siap untuk dipinjamkan
4.4.     Menyiapkan kartu anggota bagi anggota baru
4.5.     Menyiapkan kartu pinjaman harian dan mingguan bagi pemustaka
4.6.     Menyiapkan dan kemudian mengarsipan buku kunjungan perpustakaan setiap bulan
4.7.     Menyiapkan buku absen untuk kegiatan petugas dan pustakawan siswa di perpustakaan
4.8.     Menyiapkan buku pinjaman harian untuk buku bacaan/novel
4.9.     Menyiapkan buku pinjaman koleksi referens
4.10. Menyiapkan data statistik peminjam dan pengunjung setiap bulan
4.11. Menyiapkan kartu tagihan / peringatan bagi siswa, guru dan karyawan yang terlambat mengembalikan buku
4.12. Mengatur tanggal waktu / lama peminjam buku bagi guru dan karyawan
4.13. Mendata dan memberi jadwal tugas piket kepada para pustakawan siswa yang diatur secara musyawarah.
4.14. Membuat laporan tahunan kegiatan Perpustakaan MTsN Garut

5.    Sirkulasi
5.1.     Melayani peminjaman dan pengembalian buku dari siswa, guru dan karyawan
5.2.     Menyusun kembali buku – buku pada rak buku sesuai dengan klassifikasinya
5.3.     Mengisi kartu peringatan / tagihan kepada siswa, guru dan karyawan yang terlambat dalam pengembalian buku.
5.4.     Mengisi  statistik peminjam dan pengunjung setiap hari
5.5.     Melakukan perbaikan bila terjadi kerusakan buku yang ringan
5.6.     Mencatat buku – buku yang rusak berat untuk kemudian disimpan di dalam gudang






E.      SARANA DAN PRASARANA
Kebutuhan barang dan mebeulair yang perlu terus ditambah dan diperbaharui, berikut ini adalah pengajuannya.
BARANG/MEBEULAIR









NO
JENIS BARANG
JUMLAH

1
AC
1

2
Meja baca
4

3
Rak penyimpanan tas dan sepatu
1















BAB III
PENUTUP

Alhamdulillahirabbil’alamiin …
 Program Kerja Perpustakaan MTs. Negeri Garut  ini selesai dibuat dengan harapan bisa dijadikan sebagai panduan tentang rencana kami dalam pengembangan perpustakaan MTsN Garut. Semoga dapat dijadikan sebagai acuan pelaksanaan kerja di tahun berjalan ini. 

                                                                                                             Garut,  16 Juli 2018
Mengetahui  Kepala Tata Usaha
MTsN Garut                                                                                          Pustakawan



H. Nandang Maptuh, S.Ag                                                                    Dra. Ani Rostiani
NIP. 196112151986031002                                                   NIP. 196612201993032004

             
    Mengetahui
Kepala MTs. Negeri Garut
                       
TATANG SOBIRIN, MA, M.Pd
    NIP. 195809071983031003

Senin, 15 Agustus 2016

Proses Labeling Buku

Sebelum buku siap ditata di rak dan dipinjamkan kepada pemustaka, terlebih dahulu melalui tahapan proses sebagai berikut :
1. Mencatat di Buku Induk
2. Penomoran buku
3. Stempel
5. Menempelkan label Call Number atau Nomor Panggil, yakni berupa kombinasi no klass, tiga huru nama pengarang setelh dibalik dan huruf pertama judul.
6. Memberi sampul buku
7. Penempelan kartu dan kantung buku
8. Shelving (penjajaran buku di rak, sesuai klassifikasi)

Berikut ini adalah proses labeling (menempelkan label pada punggung buku)

1. Klasifikasi

Hal pertama yang dilakukan adalah melihat klassifikasi. Termasuk ke dalam klassifikasi apa/berapa buku tersebut. Untuk itu diperlukan buku pintarnya, yakni Klasifikasi Persepuluhan Dewey




Setelah diketahui no klasifikasinya, kemudian buat Call Numbernya. Misalnya, buku yang berjudul
Penelitian Tindakan Kelas, penulis Saur Tampubolon. Buku tersebut subyeknya pendidikan. Dalam DDC (Dewey Decimal Classificatin/Klasifikasi Persepuluhan Dewey) pendidikan adalah klass 370. Selanjutnya perhatikan lebih detil, sub seksi yang cocok atau sesuai dengan buku tersebut.



2. Call Number / Nomor Panggil

Sudah dapat. Buku berjudul Penelitian Tindakan Kelas masuk kelasifikasi 370.7
masukkan tiga huruf pertama nama pengarang setelah dibalik.
Saur Tampubolon ----> Tampubolon, Saur ----> TAM
terakhir masukkan huruf pertama judul
Penelitian Tindakan Kelas ----> p
Maka Call Number buku etrsebut adalah

370.7
TAM
p

Call Number itulah yang dituliskan dalam label yang akan ditempelkan di setiap punggung buku.

3. Membuat label

Selanjutnya adalah membuat label. Setiap buku dipasang label yang sesuai dengan Call Numbernya. Maka bila bukunya ada 5 eksemplar, 5 label yang dibuat. Meskipun label dan Call Numbernya sama, tetapi setiap buku memiliki no induk yang berbeda. Sehingga tidak akan menyulitkan pengelola dalam mencatat nomor peminjaman.
Label bisa dibuat dengan diketik seperti ini 
  label ini dibuat untuk beberapa buku dan Call Number

 Setelah diprint kemudian digunting 

 


 Lalu tempelkan di punggung buku, 3 cm dari bawah

 


Setiap label memiliki warna berbeda untuk memudahkan pemustaka dalam mencari dan menyimpan kembali di rak sesuai dengan klasifikasinya. Pilihan warna tergantung pada kebijakan masing-masing pengelola perpustakaan.
Di perpustakaan MTsN Garut penetapan warnanya adalah sbb :
100 = Psikologi/Filsafat = Putih
200 = Agama = Hijau
300 = Ilmu-ilmu Sosial = Pink
400 = Bahasa = Coklat
500 = Ilmu-ilmu Murni = Merah
600 = Teknologi = Biru
700 = Kesenian, Hiburan, Olahraga = Ungu
800 = Sastra = Kuning
900 = Sejarah, Geografi, Biografi = Putih

 Ini contoh label untuk klass Agama = Hijau

 

 4. Membungkus buku dengan sampul plastik

Bila proses penempelan labeling sudah selesai, selanjutnya bungkus buku dengan sampul bening.








5. Selanjutnya penempelan kantung dan kartu buku

 



6. Shelving (penjajaran buku di rak)





Bila seluruh proses sudah dilalui, maka buku disusun di dalam rak sesuai dengan nomor klasifikasinya. Dan buku siap dipinjamkan.




Dalam setiap rak diberi no klas untuk memudahkan pemustaka mencari buku.

Demikian proses labeling buku yang dilakukan di Perpustakaan MTsN Garut.
Semoga bermanfaat.

Rabu, 09 September 2015

Menyambut Kunjungan Assesor

Pada Senin, 31 Agustus dan Selasa, 1 September 2015, MTs. Negeri Garut mendapat jadwal untuk diakreditasi, setelah sebelumnya  mengirimkan data  hasil Evaluasi Diri (evadir) dan BAP-S/M menilai bahwa MTsN Garut layak untuk divisitasi.

Tentu saja, untuk kegiatan tersebut, seluruh elemen madrasah mengadakan persiapan, tak terkecuali Perpustakaan MTsN Garut.  

Akreditasi sekolah/madrasah sendiri (seperti ditulis di sini) adalah merupakan kegiatan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah dan atau lembaga mandiri yang berwenang untuk menentukan kelayakan program sebuah sekolah/madrasah berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas publik yang dilakukan secara obyektif, adil, transparan dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan. (Kemendiknas-2011)

Layaknya menyambut tamu, tuan rumah harus bebenah. Meskipun pengelolaan serta pelayanan di Perpustakaan MTsN Garut selama ini memang berjalan dengan baik dan lancar, pengunjung dan peminjam selalu penuh dan menggembirakan, tetapi persiapan selalu menjadi sebuah keharusan.

Maka seluruh staff pengelola perpustakaan dibantu Pustakawan Siswa mulai mengadakan persiapan.

1. Rapat Intern Pengelola Perpustakaan
2. Rapat (pembinaan &  pengarahan) Pustakawan Siswa



3. Merapikankembali buku-buku sesuai klassifikasi
namun di sela kesibukan, pengajian rutin harian tetap berlangsung, sebagai upaya pemenuhan energi jiwa serta keseimbangan beraktivitas.

Jumat, 31 Oktober 2014

Kemeriahan BGMKP (BULAN GEMAR MEMBACA DAN KUNJUNG PERPUSTAKAAN) 2014 dalam Gambar

Upacara Pembukaan Bulan Gemar Membaca dan Kunjung Perpustakaan 2014
oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum
Bpk. Drs. Saepul Kamal Jamhur, MA


Lomba Solo Vocal

Rabu, 23 Juli 2014

PROGRAM KERJA PERPUSTAKAAN MTsN GARUT



PROGRAM KERJA
PERPUSTAKAAN MTs NEGERI GARUT
TAHUN PELAJARAN 2014/2015


BAB I
 
PENDAHULUAN


Keberadaan perpustakaan tidak dapat dipisahkan dari peradaban dan budaya umat manusia. Ia bisa menjadi tolok ukur kemajuan dan budaya sebuah bangsa. Bangsa yang cerdas dan berbudaya adalah bangsa yang memiliki visi pendidikan yang terarah, terukur dan berkelanjutan. Maka dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional. 
Selanjutnya, sesuai dengan peruntukannya, perpustakaan sekolah memegang peranan penting dalam memberikan wahana pembelajaran bagi penggunanya yaitu siswa beserta sivitas sekolah tersebut, demi memenuhi tujuan pendidikan. Selain itu pula menumbuhkan budaya gemar membaca melalui pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai sumber informasi dan sumber belajar.

Minggu, 09 Februari 2014

MUSYAWARAH PUSTAKAWAN SISWA

Masa bakti pengurus Pustakawan Siswa periode 2013/2014 sudah hampir berakhir. Saatnya mereka melakukan musyawarah untuk memberikan laporan kinerja mereka sekaligus mempersiapkan pengganti kepengurusan. Di organisasi ini, mereka belajar membuat rencana, bekerja sama melakukan program kerja, kemudian bersama pula mempertanggungjawabkan apa yang telah dan tidak mereka kerjakan selama masa jabatan mereka di organisasi.

Di Perpustakaan MTs. Negeri Garut,  memang tidak hanya melulu memberikan layanan perbukuan, melainkan ada organisasi siswa, yang mewadahi para pencinta buku. Mereka tergabung dalam Pustakawan Siswa MTsN Garut. Kegiatannya beragam, mulai dari mengenal bahan pustaka, diskusi buku dan pengajian, mengelola majalah dinding, membantu melayani peminjaman buku, hingga mempromosikan buku baru sekaligus membantu menyelenggarakan kegiatan perbukuan tahunan yaitu dalam rangka Bulan Gemar Membaca dan Kunjung Perpustakaan



Sabtu, 02 November 2013

Zenith : TABLIGH AKBAR

Perayaan sejatinya adalah sebuah rekam jejak dan kontemplasi. Keriuhan yang kerap hadir hanyalah jenis penanda bagi sejarah yang dituliskan hari itu. Maka, BGMKP tahun ini disandingkan dengan PHBI agar, sebagai sebuah sejarah, ia ditulis dengan tinta berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan adalah keniscayaan, agar setiap peristiwa memiliki cirinya masing-masing, agar tetap tersimpan rapi di lipatan waktu.

Setelah tiga hari dalam gempita kompetisi dan lalu lintas angka penilaian, selanjutnya adalah saatnya perayaan. Perayaan kemenangan. Kemenangan bukanlah mereka yang meraih gelar juara, semata. Melainkan setiap mereka yang turut andil dalam kegiatan, sekecil apapun perannya, dan melakukannya dengan energi terbaiknya, lalu ia mampu menghargainya, mengambil manfaat darinya, lalu disimpan sebagai kekayaan bagi hidup berikutnya. Merekalah para pemenang.